Lomba Kompetensi Siswa adalah kompetisi tahunan antar siswa pada jenjang SMK sesuai bidang keahlian yang diajarkan pada SMK peserta. LKS ini setara dengan OSN (Olimpiade Sains Nasional) yang diadakan di SMP/SMA. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada kompetisi keahlian tingkat internasional.
Pemenang LKS tingkat Nasional akan mewakili Indonesia ke ASEAN Skills (Kompetisi Keahlian tingkat ASEAN), Worldskills Asia Competition (Kompetisi Keahlian tingkat Asia) dan World Skills International Competition (Kompetisi Keahlian tingkat Dunia).
Siswa yang mengikuti LKS adalah siswa terbaik dari provinsinya yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi. Kegiatan ini adalah untuk mendorong semangat berprestasi peserta didik SMK yang diadakan setiap tahun dan sebagai upaya mempromosikan lulusan SMK kepada dunia usaha/dunia industri serta pemangku kepentingan lainnya.Â
BIDANG LOMBA WALL AND FLOOR TRILING
Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Bidang Lomba Wall and Floor Tiling bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan ajang prestasi yang mengacu pada standar WorldSkills, di mana fokus utamanya adalah presisi, estetika, dan ketahanan konstruksi. Saat ini, pekerjaan pemasangan ubin tidak lagi dianggap sekadar pekerjaan kasar, melainkan sebuah seni konstruksi yang membutuhkan akurasi tinggi dalam pemotongan, tata letak desain, hingga teknik perataan yang sempurna.
Melalui kompetensi ini, siswa dituntut untuk menguasai teknik pemasangan ubin pada berbagai permukaan, baik lantai maupun dinding, dengan memperhatikan detail nat, pola dekoratif yang kompleks, serta penggunaan material perekat yang sesuai standar industri modern. Keahlian ini mencakup kemampuan membaca gambar kerja secara detail, melakukan pengukuran yang presisi agar tidak ada material yang terbuang, hingga penyelesaian akhir (finishing) yang bersih dan rapi.
Dengan berkembangnya teknologi material bangunan dan tren desain interior, profesi di bidang ini menghadapi tantangan untuk menghasilkan pekerjaan yang tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memiliki nilai estetika tinggi yang mampu meningkatkan usia pakai serta nilai aset bangunan. Munculnya standar kualitas yang lebih ketat di industri konstruksi menciptakan peluang bagi lahirnya tenaga ahli yang kompeten, seperti Tiling Specialist, Supervisor Pemasangan, hingga pengusaha jasa finishing bangunan yang profesional.
..
..
..